Analisa 1

Saya sudah menangani klien dari berbagai macam kalangan mulai dari kalangan bawah hingga kalangan atas. Kadang klien merasa heran bagaimana saya bisa membaca atau menebak berbagai hal dalam kehidupannya padahal dia tidak pernah menceritakannya kepada saya sebelumnya. Saya hanya mengamati tanda-tanda yang ada dalam Peta Kelahirannya saja dan membaca ataupun menganalisanya sesuai dengan rumus dan metode yang sudah ada
dalam disiplin ilmu Astrologi. Apa yang tampak pada Peta Kehidupannya itulah yang saya baca dan saya sampaikan kepada klien saya dan kadang mereka merasa heran bagaimana caranya saya bisa mengetahui banyak hal dalam kepribadian maupun kehidupannya. Di antara berbagai pengalaman dengan klien tersebut adalah :

  1. 1. Klien saya merasa heran bagaimana saya bisa tahu bahwa dia menempati sebuah rumah warisan dan rumah itu agak angker. Terus terang saya tidak tahu mengenai hal itu karena dia tidak pernah menceritakan perihal rumahnya kepada saya dan saya juga tidak tahu rumahnya ada dimana. Saya hanya melihat adanya tanda Scorpio di Immum Coeli dalam Peta Kehidupannya.
  2. Klien saya merasa heran bagaimana saya bisa tahu bahwa dia menikah pada tahun 1984. Terus terang saya tidak tahu apa-apa sama sekali soal pernikahannya. Hanya saja dengan metode Firdaria pada Peta Kehidupannya tahun tersebut termasuk dalam Jupiter subperiod Mercury yang mengindikasikan adanya pernikahan pada saat tersebut.
  3. Klien saya merasa heran bagaimana saya mengetahui perihal kehidupan pernikahannya yang kandas/berakhir dengan perceraian. Padahal saya hanya membaca tanda North Node di sektor 7 dengan aspek-aspek yang negatif dalam Peta Kehidupannya yang dalam astrologi seringkali dilambangkan sebagai simbol perceraian.
  4. Klien saya merasa heran bagaimana saya bisa tahu bahwa dia pernah mengalami kerugian besar dalam suatu investasi. Saya hanya melihat Uranus di sektor 8 square 90 derajat dengan Chiron.
  5. Klien saya merasa heran bagaimana saya bisa tahu bahwa di tempat kerjanya ada wanita yang memusuhi dan berusaha menghambat karirnya. Saya hanya melihat Saturnus ada di sektor 10 square 90 derajat dengan Venus dan Chiron di sektor 12 dan square 90 derajat dengan North Node di sektor 7.
  6. Klien saya merasa heran saat saya mengatakan bahwa sepertinya dia akan mendapatkan promosi jabatan (dan nyatanya dia beberapa kali ditawari promosi jabatan yang lebih tinggi). Saya hanya melihat Leo ada di Medium Coeli atau Midheavennya.
  7. Klien saya merasa heran bagaimana saya bisa tahu bahwa dia termasuk orang yang sangat beruntung (dia sering berkeliling dunia secara gratis). Saya hanya melihat ada tanda Jupiter late degree 29 derajat di sektor 1 dalam Diagram Kelahirannya.
  8. Klien saya merasa heran bagaimana saya bisa tahu bahwa meskipun dia sangat sukses dalam karirnya tapi dia memiliki banyak pertentangan batin dalam dirinya yang sebenarnya lebih menginginkan hal yang bersifat spiritual. Saya melihat ada 3 planet yang ada di sektor 10 nya semua memiliki aspek yang negatif dengan 3 planet yang ada di sektor 12 dalam Diagram Kelahirannya.
  9. Klien saya merasa heran bagaimana saya tahu bahwa dia memiliki hobi di bidang metafisika dan hal-hal yang bersifat psikis. Saya melihat Pisces ada di sektor 5 dalam Peta Kelahirannya.
  10. Klien saya merasa heran bagaimana saya tahu bidang pekerjaannya maupun minat pribadinya. Saya hanya melihat adanya Jupiter di sektor 9 dalam Chart Kehidupannya.
  11. Pada tanggal 1 Desember 2014 saya mengirimkan email kepada belasan media massa nasional tentang akan adanya kecelakaan atau bencana alam yang akan membawa banyak korban jiwa karena saya melihat pada Peta Progresi Indonesia ada tanda Pluto 11 derajat (dalam konsep Mundane Astrology, Pluto melambangkan bencana dan kematian) di sektor 8 (krisis, kematian) di posisi 24 derajat rasi Leo. Sayangnya tidak ada satupun media yang menanggapi email saya tersebut karena pasti dianggap sebagai hal yang aneh, bohong dan mengada-ada. Faktanya pada bulan Desember tersebut terjadi beberapa peristiwa bencana yang menggemparkan tidak hanya di Indonesia tapi juga dunia yaitu bencana longsor di dusun Jemblung, Banjarnegara pada tanggal 12 Desember 2014 yang memakan 108 korban tewas dan hilang serta kecelakaan pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 8501 jurusan Surabaya-Singapura yang jatuh di wilayah perairan dekat Pangkalan Bun pada tanggal 28 Desember 2014 yang memakan korban tewas dan hilang sebanyak 162 orang. (Terus terang saat itu saya sengaja mengirimkan email ke berbagai media massa untuk menyampaikan prediksi berita sekaligus mempromosikan diri meskipun ternyata tidak ada satupun media yang menanggapi saya. Saya merasa ada sesuatu yang akan terjadi. Saya memang tidak tahu pasti apa yang akan terjadi melainkan hanya melihat adanya indikasi tertentu. Menurut saya Peta Langit memang tak pernah bohong.)
  12. Dan lain sebagainya.